
Mekanisme minyak bumi
Mekansime minyak bumi
Mekansime minyak bumi
minyak bumi dan gas alam merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Walaupun demikian minyak bumi memegang peranan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan manusia. Lantas bagaimana kita memperolehnya yang kita tahu sendiri minyak bumi bersarang d idasar tanah yang memiliki kedalaman berkilometer did dasar tanah. Pada waktu belajar fisika, kita pastinya tentu tahu tentang konduktivitas. Konsep ini yang akan kita gunakan untuk menentukan apakah ada kandungan minyak bumi dalam tanah. Berdasarkan strukturnya, minyak bumi terletak pada batuan sedimen yang terdiri dari batuan pasir yang mengeras dan memiliki pori-pori yang sangat rapat dan ditemukan pada kedalaman satu sampai enam mil.
Sistem kerja dari konduktivitas yang telah dipelajari ialah proses serah terima muatan sehingga menghasilkan suatu energi listrik. Kebanyakan batuan tidak dapat menghantarkan listrik. Tetapi, Yang perlu diingat bahwa batuan yang berpori-pori serta memiliki kandungan garam didalamnya dapat menghantarkan listrik dengan baik, misalnya padatan dari NACL sangat baik digunakan ssebagai konduktor karena memiliki koefisien restitusi limit n0l. Bagaimana sebenarnya mekanisme konduktivitas ; Dipermukaan tanah dialirkan arus listrik searah menuju elektroda A yang berada didasar tanah dan elektroda B dihubungkan pada voltmeter. Elektroda B yang terhubung digunakan untuk mengetahui potensial listrik. Potensial listrik berbanding lurus dengan arus dan berbanding terbalik dengan konduktivitas lapisan batuan. Ini yang akan membuat suatu bentuk kurva resistivitas yang berbanding terbalik dengan konduktivitas yang memiliki outputan sebagai lapisan yang mengandung agaram yang diteggarai memiliki kandungan minyak.
Saat ini metode untuk mengetahui keberadaan minyak dalam tanah telah jauh berkembang. Salah satunya adalah dengan menggunakan prinsip bahwa gelombang suara merambat dengan kecepatan yang berbeda saat melalui lapisan tertentu. Para ahli kemudian menggunakan sonar untuk mengetahui apa yang ada dalam lapisan tanah.
Metode lain adalah dengan prinsip bahwa radiasi bahan radioaktif lebih mudah menembus lapisan batuan yang mengandung bahan tertentu. Dengan memasukkan bahan radioaktif ke dalam sumur minyak dan mengukur radiasi yang dipancarkannya dapat diperkirakan apa yang terkandung dalam lapisan batuan itu.
Berbagai metode pengukuran ini biasanya dipakai secara bersama-sama dan hasilnya digunakan untuk memperkirakan apa yang terkandung dalam lapisan batuan di lokasi pengeboran.











